Top Download

Senin, 22 Oktober 2012

Situsweb Careson News

Banyak orang menghargai sebuah informasi yang bagus, karena informasi yang disediakan adalah informasi yang mempunyai manfaat untuk banyak orang. di sini saya ingin menawarkan banyak informasi menarik yang bisa anda baca dan berbagi dengan teman-teman di sekeliling anda.

Anda hanya cukup mengunjungi situsweb Careson sekarang juga, setelah anda masuk, anda akan melihat banyak informasi menarik. saya sarankan anda memilih kategori yang berada di samping kanan layar anda atau anda bisa mengklik pada tab sitemap.

Dan siapkan diri anda untuk membaca banyak hal menarik dan jangan lupa ajak teman anda sebanyak-banyaknya untuk mengunjungi situsweb Careson dan biarkan teman-teman anda menikmati informasi seperti anda dan berbagi dengan di sekeliling mereka.
Posted on 18.38 / 0 komentar / Read More

Senin, 08 Oktober 2012

Buddha - Filsafat Spiritualisme

Pencetus ajaran Buddha adalah pangeran Siddhartha Gautama (563-483 SM) sebagai akibat dari ketidakpuasannya terhadap penjelasan para guru Hinduisme tentang kejahatan yang sering menimpa manusia. Setelah melakukan hidup bertapa dan meditasi selama enam tahun, Siddhartha Gautama menemukan jawaban dari pertanyaannya, gagasan-gagasan yang kemudian menjadi dasar-dasar agama Buddha (Samuel Smith, 1986:12).


Sebenarnya ajaran Buddha bukanlah agama dalam arti sesungguhnya karena tidak ditemukan dalam agama Buddha suatu ajaran tentang tuhan. Dalam ajaran kitab Buddha yaitu Tripitaka lebih banyak menceritakan tentang kehidupan dari pada Pangeran Siddhartha Gautama yang biasa disebut Buddha.

Dalam hal pemurnian keadaan yang sempurna, Buddha menyebarkan delapan jalur yang mulia (The Noble Eightfold Path) :
  1. Pandangan yang benar (pengetahuan tentang hal-hal yang jahat dan bagaimana cara menghindarkannya)
  2. Aspirasi yang benar (motivasi yang benar untuk menaklukkan perbuatan-perbuatan yang baik hati)
  3. Berbicara yang benar (menjauhi bohong, fitnah, gunjingan, dan kata-kata yang hina)
  4. Berbuat yang benar (menjauhi pencurian, mabuk, melukai makhluk-makhluk hidup dan tidak bermoral dalam seksual)
  5. Mata pencaharian yang benar (menghindari pekerjaan yang berbahaya, perbudakan dan karir militer)
  6. Berusaha yang benar (menghapus emosi-emosi yang jahat untuk memperbaiki kebiasaan-kebiasaan yang buruk)
  7. Kesadaran yang benar (menghapuskan kekuasaan, ambisi dan rasa kekesalan)
  8. Renungan yang benar (perenungan melalui Yoga)
Apabila ajaran-ajaran itu dipelajari maka akan membawa manusia menjadi mulia dan sempurna, apabila manusia cenderung melakukan pelanggaran maka akan menjadi sengsara. Karena filsafat Buddha berkeyakinan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini terliputi oleh sengsara, yang mana sengsara itu disebabkan oleh “Cinta” terhadap sesuatu yang berlebihan.
Posted on 20.44 / 0 komentar / Read More

Lao Tse - Tao Filsafat Spiritualisme

Pendiri Taoisme adalah Lao Tse, yang lahir pada tahun 604 SM. Tulisannya yang mengandung makna filsafat yaitu jalan tuhan atau sabda tuhan. Tao ada dimana-mana tetapi tidak berbentuk dan tidak dapat pula diraba, tidak dapat dilihat dan didengar. Manusia harus hidup selaras dengan Tao dan harus bisa menahan nafsunya sendiri.

Peperangan menurut Lao Tse hanya memusnahkan manusia saja, kebahagiaan hidup sulit dicapai dengan peperangan (Jumhur Danasaputra, 1979:18). Dalam buku tentang Tao dijelaskan bahwa kekuatan yang selalu berubah disebut Tao, bekerja di seluruh jagat raya, dan ia menjelaskan kekuatan pribadi yang berasal dari bersesuaian dengan Tao yang disebut Te (Wing, 1987).

Pada filsafat Lao Tse pengertian Tao dapat dimasukan ke dalam aliran filsafat yang cenderung pada spiritualisme. Sementara itu aliran-aliran filsafat India dan Tiongkok bahwa spiritualisme itu berkaitan dengan etik, karena ia memberi petunjuk sebagaimana manusia harus bersikap dan bertindak di dunia agar memperoleh bahagia dan kesempurnaan roh (Gazalbi, 1986:60).

Tao Berarti suatu jalan yang dilalui kejadian-kejadian alam dengan daya cipta yang timbul dengan sendirinya dan ditambah selingan-selingan yang teratur (misalnya : siang dan malam), dan alam semesta ini sebagai system yang sempurna dan ideal, berjalan mematuhi suatu kekuatan keutuhan.

Para pengikutnya diajarkan untuk menerima dan menyesuaikan diri secara pasti dengan hukum-hukum dan cara bekerja alam. Ajaran-ajaran pokok Taoisme dimuat dalam buku kecil Tao Te Ching (ajaran-ajaran Tao). Yaitu prinsip yang mengatur alam semesta, buah pikiran ahli filsafat cina, Lao Tse (abad ke 6 SM). Ching berarti buku klasik, buku ini menurut suatu legenda ditulis oleh seorang ilmuwan yaitu Lao Tse yang hidup sekitar 26 abad yang lalu, ia seorang penjaga arsip kerajaan selama pemerintahan Dinasti Chou.
Posted on 20.13 / 1 komentar / Read More

Hindu - Filsafat Spiritualisme

Pemikiran spiritualisme Hindu adalah konsep karma yang berarti setiap individu telah dilahirkan kembali secara berulang dalam bentuk manusia atau binatang sehingga ia menjadi suci dan sempurna sebagai bagian dari jiwa universal (reinkarnasi) yang pada akhirnya karma akan menentukan statusnya sebagai seorang anggota suatu kasta. Poedjawijatna (1986:54) mengatakan bahwa para ahli pikir (filosof) Hindu berfikir mencari jalan untuk lepas dari ikatan duniawi agar bisa masuk ke dalam kebebasan (yang bagi mereka) suatu kesempurnaan.

Di samping filosof-filosof yunani, filosof-filosof Hindu pun sangat berperan dalan dunia berfikir (Filsafat). Filsafat Hindu juga benar-benar merasakan bahwa dunia (alam) ini penuh rahasia dan manusia yang terdapat di dalam alam semesta merupakan suatu yang amat kecil namun memiliki arti dan nilai yang sangat besar bagi kehidupan. Karena itu manusia didorong untuk menyelidiki dan memahami alam semesta dan segala isinya.

Agama Hindu yang politheisme tersebut telah berkembang selama ribuan tahun dan mempunyai banyak dewa yang dipuja, tetapi hanya ada tiga dewa utama yaitu Brahmana (Brahma), Shiwa (Shiva), dan Wishnu (Vishnu). Hinduisme merupakan kepercayaan yang sangat populer di India, penganutnya di india sekitar 450 juta dari semua jumlah 520 juta penganutnya diseluruh dunia (Poedjawijatna, 1986:54).
Posted on 03.50 / 0 komentar / Read More
 
Copyright © 2011. Charlie Chaplin . All Rights Reserved
Home | Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Site map
Design by Herdiansyah . Published by Borneo Templates